... Tabir Tuhan ...

Ketika kusuka kau, masih biasa bagiku...

Ketika semakin dekat denganmu, seiring berjalannya waktu kumulai merasakan nyaman...

Ketika terbiasa nyaman denganmu, tumbuhlah rasa sayang dalam hatiku...
         _sedang waktu itu kau masih bersama orang lain- aku masih tak bisa  maju-_

Ketika kau mulai bersedih hati, aku rasa ingin sekali mendekap dan menyela air matamu meskipun kau belum bersamaku_
          _Tapi aku tetap tak bisa, sebab kau masih belum juga bersamaku_

Ketika kau telah asing olehnya akan rasamu...
          _Ada dua rasa padaku (sedih & senang)_

Ketika itulah aku menemukan sesuatu yang berbeda dalam rasa ini, aku sadar bahwa ada rasa sayang dalam hati ini...
         _Nyatanya kau juga merasakan hal yang sama_

Berlanjut kemudian..........

Ketika kau mulai bersamaku, aku selalu berusaha menjaga agar kau tidak terlarut dalam kesedihan dan merasa bahagia -meskipun nyatanya tak mungkin akan selalu bahagia, sebab hidup bukan hanya tentang bahagia-...

Ketika saat" bersamaku berjalan, aku semakin ingin memeluk dan meciummu meskipun tidak dalam keadaan sedih, sebab hanya itu yang bisa kulakukan secara empiris padamu saat ini...
          _Aku ingin romantis agar kau bisa merasakan bagaimana aku padamu_

Masih banyak yang ingin kulakukan untukmu...

Akan tetapi, semua keinginan yang ada padaku masih belum saatnya untuk dicapai dan tercapai...

Sebab masih ada TABIR yang harus kita lewati untuk mencapai keinginanku...


Saat ini, aku hanya bisa berdoa & mengemis pada Tuhan, agar meridhai dan memberikan yang terbaik untuk kita...

💞💞💞
Abdullah Shaleh
Yogyakarta, 12.12.18



Komentar

Posting Komentar